June 17, 2021 By paris-cloud.com 0

Pengukuran Oksigen Terlarut Dengan DO Meter

Prinsip kerja dari perlengkapan DO Meter ini merupakan memakai elektroda ataupun probe oksigen yang terdiri dari katoda serta anoda yang direndam dalam larutan elektrolit. Pada perlengkapan DO Meter, umumnya memakai katoda perak( Ag) serta anoda timbal( Pb). Secara totalitas, elektroda ini dilapisi dengan membran plastik yang bertabiat semi permeable terhadap oksigen. Respon kimia yang hendak terjalin pada elektroda tersebut merupakan:

Katoda: O2+ 2 H2O+ 4eà 4 HO-

Anoda: Pb+ 2 HO-à PbO+ H20+ 2e

Aliran respon yang terjalin tersebut bergantung dari aliran oksigen pada katoda. Difusi oksigen dari ilustrasi ke elektroda berbanding lurus terhadap konsentrasi oksigen terlarut. Ilustrasi yang digunakan merupakan air suling ataupun aquadest. Pengukuran kandungan oksigen terlarut dengan memakai DO Meter relative lebih gampang dibanding dengan tata cara titrasi. pengukuran dengan metode memasukkan ujung electrode ke dalam ilustrasi air yang sudah disiapkan do meter .

DO Meter biasanya bertabiat portable sehingga pengukuran bisa langsung dicoba di lapangan. buat melindungi ketepatan pengukuran, tiap jangka waktu tertentu perlengkapan butuh dikalibrasi dengan menyamakan hasil pengukuran perlengkapan terhadap hasil pengukuran dengan tata cara titrasi winkler terhadap air contoh yang sama. perlengkapan pula wajib dikalibrasi terhadap temperatur serta tekanan hawa( posisi ketinggian) setempat, perlengkapan pula butuh diset pada temperatur serta salinitas air yang bersangkutan pada dikala pengukuran.

BOD( Biochemical Oxygen Demand)

BOD merupakan banyaknya oksigen yang diperlukan oleh mikroorganisme dalam proses dekomposisi bahan organik. jadi BOD menggambarkan sesuatu proses oksidasi bahan organik oleh mikroorganisme yang terjalin di perairan. proses dekomposisi bahan organik di perairan terjalin secara bertahap, buat menggapai 96% bahan organik terurai, dibutuhkan waktu±20 hari. buat pengamatana BOD diambil standart waktu 5 hari, sebab diprediksi dalam waktu 5 hari proses dekomposisi sudah terjalin 75% bahan organik sudah terurai, sehingga dikira lumayan buat membagikan cerminan nilai BOD. pengukuran kandungan BOD pula memakai tata cara titrasi winkler

Baca Juga : Apa Itu Cryptocurrency Bubble?

Perlengkapan:

 Botol Winkler

 Pipet tetes

 Pipet volumetri

 Erlenmeyer

 Buret serta statif

Bahan:

 Air sampel

 Iodida alkali( perekasi Winkler)

 H2SO4 pekat

 Larutan Mangan sulfat/ MnSO4 48%

 Natrium tiosulfat 0, 025 N

 Penanda amylum 1%

Metode kerja:

 Saring 100 mL ilustrasi air dari lumpur.

 Diambil 75 mL ilustrasi air yang sudah disaring, diencerkan dengan aquadest 100X serta dimasukkan kedalam 2 botol Winkler.

 Ditaruh dalam kondisi hitam( dibungkus dengan kertas karbon ataupun plastik gelap) serta ditempat yang hitam. Dicata temperatur air serta jam penyimpanan. Dihitung kandungan O2 nya sehabis 5 hari setelah itu.

 Terhadap ilustrasi pula dihitung kandungan O2 sesaat.

 Dicatat kadarnya.