June 22, 2021 By paris-cloud.com 0

Ekspedisi Hidup Manusia– Postingan Arti Kehidupan

Ekspedisi Hidup Manusia– Postingan Arti Kehidupan

Bersamaan berkembangnya umur, ide benak manusia pada dasarnya juga turut tumbuh, intelegensi bertambah, setelah itu jauh di dalam hatinya dia bertanya kepada dirinya sendiri,” kenapa saya di mari?”

Setelah itu persoalan itu dijawab” saya di mari buat makan serta minum,”, namun bila dipikirkan secara mendalam, hal- hal semacam ini pula dicoba oleh hewan. Bila demikian, apakah rasanya yang membuat seorang sempurna selaku manusia serta berbeda dibandingkan makhluk Allah yang lain? Jawaban ini tidak pas nyatanya Kata Bijak Kehidupan .

Timbul jawaban lain,” saya di mari buat mencari serta memperoleh kekuasaan”. Pencapaian kekuasaan serta peran bisa jadi berarti, namun setelah itu dia juga siuman serta ketahui kalau keduanya bertabiat sedangkan. Kekuasaan tipe apapun sesuatu dikala hendak jatuh ataupun kebalikannya. Kekuasaan dapat diambil dari orang lain, serta orang yang lain lagi juga lagi menunggu buat mengambil ataupun merampasnya. Jawaban ini juga rasanya tidak pas.

Setelah itu timbul jawaban selanjutnya,” saya di mari buat memperoleh kehormatan”. Kehormatan tidak hendak didapatkan dengan sendirinya, seorang wajib berlagak rendah hati serta menghormati orang lain terlebih dulu supaya setelah itu memperoleh kehormatan yang dicarinya.

Kala kita menelisik lebih jauh ke dalam ekspedisi hidup kita, kita memandang kalau kemauan diri eksternal kita merupakan salah satunya yang kita tahu, sedangkan kita tidak mengenali kebutuhan diri sejati, ialah kebutuhan batin kita.

Kita ketahui kalau kita menginginkan santapan serta baju yang baik, kehidupan yang aman serta mengasyikkan, memperoleh kehormatan, serta seluruh metode buat kepuasan ego kita, serta kesemuanya ini kelihatannya semacam salah satunya kemauan kita yang nampak jelas. Tetapi itu seluruh tidak senantiasa menyertai kita.

Kemudian kita berpikir kalau apa yang kita memiliki cuma sedikit serta bisa jadi diperlukan lebih banyak lagi buat memuaskan kemauan serta kebutuhan kita, namun sehabis diperbanyak senantiasa saja masih kurang. Apalagi andaikata segala alam semesta terletak dalam genggaman kita, senantiasa saja tidak dapat memuaskan kemauan kita.