June 6, 2021 By paris-cloud.com 0

Asperindo: COD Sumbang 30- 40 Persen Pengiriman Barang

Pimpinan Universal Asperindo Meter. Feriadi berkata sistem COD dibutuhkan sebab masih banyak warga yang tidak memiliki akses ke digital payment ataupun akses non tunai semacam kartu kredit, rekening bank serta yang lain sehingga tata cara COD jadi opsi yang menolong.

Asosiasi Industri Jasa Pengiriman Ekspres, Pos serta Logistik Indonesia( Asperindo) mencatat 30- 40 persen pengiriman benda berasal dari pesanan pelanggan toko daring yang membayar dengan sistem COD( Cash on Delivery) jasa pengiriman . Pimpinan Universal Asperindo Meter. Feriadi berkata sistem COD dibutuhkan sebab masih banyak warga yang tidak memiliki akses ke digital payment ataupun akses non tunai semacam kartu kredit, rekening bank serta yang lain sehingga tata cara COD jadi opsi yang menolong.”

Sampai hari ini dapat kita bilang bisa jadi 30- 40 persen kiriman- kiriman benda belanjaan itu masih banyak pula yang COD,” katanya kepada Bisnis. com, Minggu( 30/ 5/ 2021). Baginya, terdapatnya layanan COD ikut menaikkan trafik ataupun volume kiriman pada industri jasa pengiriman sehingga apabila tata cara pembayaran ini dihapuskan bisa berakibat untuk industri jasa pengiriman.

” Bayangkan jika[COD] ini dihapus, akibatnya tentu terdapat di industri jasa pengiriman,” sebutnya. Perihal itu di informasikan Feri menyikapi banyaknya peristiwa dimana pelanggan ataupun penerima benda memaki apalagi mengecam kurir dengan senjata tajam lantaran emosi paketnya tidak cocok dengan pesanan. Peristiwa ini sering terjalin pada kurir yang membawakan paket dengan sistem pembayaran COD jasa pengiriman barang di surabaya dan jakarta .

Mayoritas pelanggan hendak membuka paket terlebih dulu serta tidak ingin membayar apabila nantinya paketnya tidak cocok. Sementara itu sambungnya, aturannya merupakan kurir membawakan paket serta sang penerima wajib membayar saat sebelum barangnya dibuka. COD ialah wujud konvensi antara penjual dengan pembeli yang mana dalam perihal ini keluhan pelanggan dapat dikatakan tidak terdapat kaitannya dengan kurir.” Tugas kurir cuma menjemput serta membawakan kiriman dari pengirim ke alamat penerima yang dituju ekspedisi surabaya sorong .

Dalam bahasa sederhananya, terdapat duit terdapat benda. Jadi jika memanglah terdapat perihal yang tidak cocok, harusnya ini dikomunikasikan kembali dengan sang penjual sebab itu jadi tanggung jawabnya penjual,” jelasnya.